Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Driver Beban AC tanpa Relay

Saat kita ingin mengendalikan beban AC 220 Volt. Entah itu heater, pump ato fan. banyak dari temen2 yang memakai relay. Gak ada salahnya sich make’ relay, but I think rada mahal n makan tempat di PCB.
Sekarang mari kita coba rangkaian alternatif, menggunakan MOC3020 dan BTA12.

  • MOC3020 merupakan OptoTriac, kita menggunakan device ini agar rangkaian control(microcontroller, led, keypad, lcd dan kawan2..)terisolasi dengan rangkaian power. Jadi saat rangkaian power meleduk, rangkaian control tetep aman.
  • BTA12, TRIAC dengan kemampuan beban maximum 12 A. Udah tau blum triac itu apa?? klo blum silahkan klik link ini
image
gambar di atas merupakan rangkaian driver nya.

Part list:
  1. MOC 3020
  2. R 380 ohm
  3. Triac BTA 12
  4. R1 10K ohm
  5. C 100 nano / 400 volt
  6. R2 220K ohm
Saat Logic dari micro berlogika “High” ,
arus akan mengalir dari VCC melewati R 380 ohm kemudian menuju MOC3020. Ini menyebabkan MOC3020 “ON”.
Saat MOC 3020 “ON”, maka TRIAC BTA12 akan ikut “ON”. Arus 220 AC akan melewati TRIAC dan menuju LOAD / BEBAN AC.
Sehingga beban aktif.
Sebaliknya, saat Logic dari micro Low”, maka arus dari VCC tidak masuk ke MOC3020 tetapi akan menuju pin micro.
Ini menyebabakn MOC3020 “OFF” , BTA 12 juga akan “OFF”.
Saat BTA12 berubah dari ON ke OFF, tegangan yang masih ada di BTA12 akan menimbulkan “spike” (loncatan tegangan).
Spike jika pada relay berupa loncatan bunga api.
Spike ini akan memperpendek umur BTA 12.
Nah, makanya rangkaian ini dilengkapi dengan kombinsai R1 dan C. Kombinasi R1 dan C ini disebut rangkaian snubber
R2 digunakan untuk membuang muatan tegangan yang ada di Capasitor saat BTA12 “OFF” .
Jika R2 tidak di pasang, saat BTA12 “OFF”. Capasitor akan terus menerus menyimpan muatan. Ini akan merusak Capasitor.
Seingetku saat memakai rangkaian ini untuk aplikasi heater, jika tidak memakai R2 maka dalam 1*24 jam. Capasitor akan short.
NB:
  • Rangkaian di atas tidak mutlak harus memakai MOC3020. Tapi bisa juga memakai MOC3021, MOC3022 atau MOC3030
  • TRIAC nya juga bisa di ganti BTA16. Klo BTA16 berarti maximum arus menjadi 16 Ampere
  • Dari pengalaman, jika gak memakai rangkaian snubber, kadang2 beban bisa tiba2 nyala n tiba2 mati padahal belum ada perintah dari micro. Dugaan awal ini pengaruh dari spike
    Mohon kritik dan sarannya ^_^ n posting comment di blog ini http://avrku.blogspot.com Trims…
    any question??? send email to [email protected]

Comments :

56 comments to “Driver Beban AC tanpa Relay”

siiiiiiiiiiiiiiiipp....................

maziidul mengatakan...
on 

matur suwun OM..
kalo ada ide2 n sharing project kasih kbar om.... :P

zigan mengatakan...
on 

Saran mas.... Perlu diingat bahwa umumnya uC pada saat direset, misalnya pada saat sistem dinyalakan, pin2 IOnya umumnya berlogika HIGH. Pin2 IO ini baru LOW sesudah program menset LOW. Misalnya pada MCS51. jadi pada saat sistem dinyalakan, beban AC (lampu, pompa dll) akan sesaat menyala. Pada beberapa aplikasi hal ini tidak diinginkan. Lebih baik MOC didrive pada sisi KATODA (negatif), dan pin ANODA dihubungkan dengan resistor ke VCC. Jadi untuk menyalakan beban, MOC harus diberi logic LOW dan mematikan diberi logic HIGH. Jadi beban tidak akan menyala sesaat pada saat uC direset.

buntoro mengatakan...
on 

wah idenya mantab bener..gak kepikiran ampe kesitu ak >_<!... makasih bos masukannya..

zigan mengatakan...
on 

mas itu resistornya berapa watt, misalnya beban ac nya minimal 3 ampere 220vac biar rangkaiannya aman.
terima kasih..mohon penjelasannya

keane mengatakan...
on 

klo ak biasa pake yang 0,5 watt...

zigan mengatakan...
on 

Memang tidak apa2 ya resistornya cuma 1/2 watt????????
beban ac nya minimal 3 ampere 220vac lo....( seperti setrika, pompa air, dst).
Ini memang mau saya terapin ke kehidupan real mas...saya membutuhkan keamanan..
Mohon penjelasannya.
Terima kasih...

keane mengatakan...
on 

Arus beban (Load) yang 3 Ampere itu mengalir lewat BTA nya.. BTA12 kapasitas arus nya 12Ampere. sedangkan arus yang melewatir R adalah I=220/(10000+220000)=0,00095A. jadi sangat kecil. Rangkaian R10K dan Capasitor itu untuk snubber. Inget rating tegangan capasitornya minimum 400V.
sedangkan R220K itu untuk discharge capasitor saat rangkaian tidak aktif.

zigan mengatakan...
on 

makasih mas...uda mau menjawab...
mau tanya lagi...hehehe
Untuk lebar jalur PCB nya biar rangkaian tersebut aman gimana mas y n itung2anya gimana?
makasih sekali lagi...

keane mengatakan...
on 

langsung aja ke link berikut:
http://www.circuitcalculator.com/wordpress/2006/01/31/pcb-trace-width-calculator/

disitu ada calculator untuk menghitung lebar jalur pcb (PCB Trace Width). sesuai arus yg lewat dan ketebalan PCB

zigan mengatakan...
on 

mas. mau tanya, rangkaiannya sudah saya coba tapi kok resistor yang ada pada beban malah terbakar??? apa resistor nya khusus ato gmana? mohon penjelasannya...

Anonim mengatakan...
on 

mas, tandanya kalau opto MOC 3010 (adiknya MOC 3020) rusak itu bagaimana? trus juga tandanya kalau triac BTA26 (kakaknya BTA12) rusak itu bagaimana? apa ada ciri fisik seperti terbakar atau cek anoda katodanya... soalnya aq uji coba pada kipas, ternyata walaupun opto tdk dipicu, tetapi kipas masih berputar dengan tegangan yang muncul 100 volt...

ali mengatakan...
on 

untuk yang resistornya terbakar coba cek koneksi nya apa sudah benar... beban nya apa sudah dipasang?? kalau beban (lampu,kipas, pompa dll..) sudah dipasang maka drop tegangan akan besar sehingga tidak akan membakar resistor...

zigan mengatakan...
on 

untuk moc cek emittor ama colectornya short apa nggak,,, untuk beban dengan Arus kecil R yang 220K bisa dilepas...

untuk BTA klo rusak maka kaki A2 dan A1 akan short

zigan mengatakan...
on 

mas..untuk komponen dalam rangkaian snubbernya itu asal mulanya gimana kok bisa ditentukan nilai2 seperti itu...hitung2annya gimana mas..makasih banyak mas..ditunggu jawabannya

Anonim mengatakan...
on 

mas..untuk komponen dalam rangkaian snubbernya itu asal mulanya gimana kok bisa ditentukan nilai2 seperti itu...hitung2annya gimana mas..makasih banyak mas..ditunggu jawabannya

Anonim mengatakan...
on 

untuk itung2an coba liat coment2 diatas.. sebagian udah ak jelasin kok.. ntar klo ada yang belum jelas baru kita diskusiin lagi.. ^_^

zigan mengatakan...
on 

mas aku mau tanya...rangkaian ini bisa diterapkan ke dunia real g mas..misalnya bisa mengontrol air conditioning, kulkas, tv,pompa...soalnya kan alat tersebut butuh arus yang besar. Kalo bisa saran2nya gimana mas biar safetynya tetap terjaga. terima kasih mas...

Anonim mengatakan...
on 

mas aq udah coba ragkaian itu, pas aq bebanin lampu tl kok lampunya kayak berkedip tu kenapa ya?

Anonim mengatakan...
on 

pastikan sinyal untuk mengaktifkan rangkaian HIGH terus.. tidak on-off

zigan mengatakan...
on 

wah rame ya heheheheeee.....

Lab-Bahasa mengatakan...
on 

seruuu....

didikco mengatakan...
on 

mas, ni pa bisa di beri tegangan dengan PWM SUPAYA bisa seperti dimmer?mkasih infonya

Anonim mengatakan...
on 

dari konsep nya sih bisa, tapi ak blum pernah nyoba.
kalau mau nyoba di PWM pake beban yang wattnya kecil dlu,,,
proses switching ON-OFF saat di PWM menghasilkan lonjakan arus sesaat... nah harus di uji dlu untuk beban yang kmu pake arus nya nanti berapa? jangan sampai melampui batas arus BTA.

zigan mengatakan...
on 

terimakasih..saya pake kira2 700watt...akan saya coba

Anonim mengatakan...
on 

Artikel elektronikanya mantap. kunjungi blog saya
http://iswanto.staff.umy.ac.id/ dan http://blog.umy.ac.id/iswanto

iswanto mengatakan...
on 

mas.. ada file schematic lengkap dan program mikrokontrolnya tidak ,buat contoh cara ngontrolnya...

saya masih bingung.. soalnya baca2 referensi untuk menggunakan hardware seperti ini diperlukan rangkaian tambahan zero crossing detector karena moc3020 tidak ada zero crossing detectornya.

Anonim mengatakan...
on 

mas maw tanya apa rang ini aman tak menggangu mikro saat beban on atau off lagi,?mhon blasannya

Aris Aprianto mengatakan...
on 

tidak, kan pake optocoupler jadi secara electric udah terisolasi

zigan mengatakan...
on 

mas saya menggunakan moc3041 dan lampu kedap-kedip,ap karean menggunkan moc3041?
ad mas rangkaian scematic zero crossing detector?

mastakon52 mengatakan...
on 

mungkin pemasangan BTA nya kurang tepat.. pastikan juga output sinyal dari microntroller tidak switching,,,

email km apa? ntar tak kirim e file zero crossing detector

zigan mengatakan...
on 

email saya [email protected]
makasi mas

mastakon52 mengatakan...
on 

aslkm ... mas bisa di pake beban DC,,, !!! thx's ..

Anonim mengatakan...
on 

maaf mas mau tanya, kalau bebannya pake heater pasangnya gimana ya? apa kabel heater dibagi dua to gmna?

terus program di mikronya gimana? soalnya Q pake relay ac omron my2nj gak jalan
terima kasih..

ardi mengatakan...
on 

mas untuk vcc nya pakai berapa volt

zaen mengatakan...
on 

sama dengan mikro, 5volt

zigan mengatakan...
on 

berarti pin 1 selain masuk ke pin mikro juga di kasih vcc mas saya baca2 soalnya langsung ke pin mikro g pake vcc yang betul yang mana mas ya????maksaih ya mas..terus bedanya apa mas???

zaen mengatakan...
on 

sebelum konek ke vcc kan ada R nya itu untuk Pull Up

zigan mengatakan...
on 

mas kalau vcc 5 volt nya ikut ke mikro ap mikronya g drop mas soalnya rangakaian ini akan saya buat sebanyak 5 kali nya dengan vcc yang sama dari mikro

zaen mengatakan...
on 

mf mas tanya lagi aku ya....
1.bukankah resistor pull up itu hanya buat rangkaian push button dkk...?kalau di pakai di sini fungsinya buat ap mas???
2. terus kalau boleh tw darimana asl nilai2 R1 nya C nya R380ohm nya dan R2 nya mas

zaen mengatakan...
on 

Mas tanya dong..
knp harus pake triac ya?kan kalo pake optocoupler sudah berfungsi sebagai saklar..saat MOC aktif maka pin 5 dan 4 akan berhubungan kan..pin5 pd gambar dihubungkan dgn L 220v..knp pin 4 tidak dihubungkan dengan beban langsung?sehingga saat MOC aktif arus mengalir dr PLN ke beban..saya masi bingung disini mas..tolong dijelaskan

Anonim mengatakan...
on 

MOC cuma mengalirkan arus rendah bro..,, buat arus tinggi harus pake triac

Arif Darmawan mengatakan...
on 

mas saya pengen ngontrol lampu am kipas ac....
bisa minta skematik lengkap dan program c di mikro g....?
terima kasih
[email protected]

muhtar_fauzy mengatakan...
on 

mas misalnya akumau beri beban banyak,apa drivernya harus banyak, ato bisa diparalel?

onidia arimbi mengatakan...
on 

Capasitor yg 100n itu elco ya?

Anonim mengatakan...
on 

mas mau tanya ,
saya lagi coba sistem pengaman rumah dengan menggunakan sensor pintu yang terintegrasi dengan atmega32 dan modem wavecom.
tapi yang saya bingung kenapa modem gak mau koneksi dengan mikro ya?
padahal saya sudah memakai IC max232 untuk menghubungkan komunikasi serial antara modem dengan mikro.
pin 2 dari modem saya hubungkan ke IC max232 no 7
pin 3 dari modem saya hubungkan ke IC max232 no 8

9 dan 10 IC max 232 saya hubungkan ke port D.1 dan Port D.0
seperti gambar yang saya attach.
tapi modem tetap tidak mau konek ke mikro, apa yang salah ya mas?
mohon pencerahan nya...terimakasih banyak mas
coding saya kirimkan sekalian

dvd_2y4c mengatakan...
on 

coding nya saya lampirkan ke email mas ya...mohon bantuannya mas, karena saya sudah mencoba memakai ic max 232, tetapi jika saya sambungkan antara mikro ke ic ke modem, maka lampu indikator di mikro saya gak nyala, yang nyala lampu indikator yg saya buat di ic max 232, apakah ada yang salah ya mas?
mas punya ym atau chat apps yg lain?
terimakasih mas

dvd_2y4c mengatakan...
on 

mohon maaf mas mau tanya,
ini digunakan untuk ac to ac controller dengan pwm dari micro bisa gak, atau memerlukan rangkaian lain?
thanks

Wisnu Dewa mengatakan...
on 

mas mau tanya gimana program untuk rangkaian di atas mas jika di atur pakai tombol tekan??? dalam bahasa C ya mas...

Astika IPutu mengatakan...
on 
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
agus sanjaya mengatakan...
on 

mas mau tanya kalau optpcoupler nya sudah ada zero crosing ny apa perlu ada rangkaian snubber nya??mau tanya lagi TRIAC yang ada zero crosing type brp ya gan???

agus sanjaya mengatakan...
on 

terima kasih banyak postingannya mas
sangat membantu sekali :D

tapi aga sedikit bingung sama rangkaiannya
itu jalur buat ke gate triac nya g pake resistor?
bukannya ada syarat max Igt nya?

Anonim mengatakan...
on 

maaf mas mau tanya kalo beban yang di pake motor ac 3 phase bisa?
pake BTA berapa?
maaf mas pemula

Anonim mengatakan...
on 

mas kalo vcc di kasih kurang dari 5 v bs nda ea??

eko priyanto mengatakan...
on 

Om kalau buat dimmer lampu pijar yang di kontrol pke remote make rangkaian diatas kira2 bisa ga ya ??

Anonim mengatakan...
on 

mas ada rangkaian ke mikro atmega16 dan program cv avrnya? boleh minta?

Aji Istanto Rambono mengatakan...
on